Di buku ini, gw bakal ngebahas perjalanan gw dapetin 1 juta pertama dari bisnis yang dibangun pakai metode vibe coding. Produk yang berhasil menghasilkan angka ini adalah kurawal.dev.
Sebenarnya gw punya tiga produk aktif: kurawal.dev, channel YouTube Quiz Cerdas ID, dan catchat.id. Tapi, karena yang sudah menghasilkan sampai 1 juta itu baru kurawal.dev, di buku ini kita bakal fokus bahas produk itu aja ya. Kalau kalian kepo sama detail ketiga produk yang gw bangun tadi, kalian bisa tonton video gw (cek di menit 0:06:51).
Kurawal.dev sendiri adalah sebuah boilerplate Next.js premium yang gw jual. Awalnya, gw sempat berencana pakai TanStack Start sebagai tech stack utamanya. Gw riset kecil-kecilan dengan membandingkan jumlah lowongan kerja untuk Next.js, Laravel, dan TanStack Start (ketiganya sama-sama fullstack framework) di Upwork, ternyata data berbicara lain. Lowongan Next.js jauh lebih mendominasi dibanding dua framework lainnya.
Kalau boleh jujur dari perspektif pribadi, gw sebenarnya lebih sreg pakai TanStack Start dibanding Next.js. Soalnya, Next.js itu kerasa cukup berat (resource heavy). Gw bahkan sempat nyenggol soal ini di postingan Threads gw.
Selain itu, gw juga pernah bahas sedikit soal Next.js yang terasa "berjeda" pas pindah antar halaman. Pas kita klik, halamannya butuh proses compiling dulu baru bisa terbuka. Masalah ini sebenarnya cuma muncul di dev server aja sih, bukan di fase production setelah di-build. Tapi tetap aja, pas lagi proses development rasanya kurang mulus dan agak mengganggu kenyamanan. Detail soal ini bisa teman-teman cek di video gw, tepatnya di menit 8:29 sampai 8:57.
Tapi balik lagi, karena data pasar menunjukkan kalau kebutuhan klien di Upwork jauh lebih besar untuk Next.js, gw akhirnya mengesampingkan ego pribadi dan tetap bikin boilerplate ini pakai Next.js.